Selain skill teknis dan Bahasa Inggris, ada satu hal yang sering luput dari perhatian calon kru kapal pesiar: kelengkapan dokumen keberangkatan. Tanpa dokumen yang lengkap dan sah, proses penempatan bisa tertunda meski kemampuanmu sudah memenuhi syarat.
Basic Safety Training (BST)
BST adalah sertifikasi wajib bagi siapa pun yang akan bekerja di atas kapal, mencakup pelatihan keselamatan dasar seperti penanganan kebakaran, evakuasi darurat, dan pertolongan pertama. Sertifikat ini biasanya menjadi syarat mutlak dari perusahaan Manning Agency sebelum kontrak kerja ditandatangani.
Seaman Book (Buku Pelaut)
Seaman Book adalah dokumen identitas resmi bagi pelaut yang diterbitkan otoritas maritim. Dokumen ini mencatat riwayat pelayaran dan menjadi identitas wajib setiap kali kru naik atau turun dari kapal di pelabuhan mana pun di dunia.
Visa Kerja dan Paspor
Tergantung negara dan jalur pelayaran kapal, kru membutuhkan visa kerja yang sesuai, di samping paspor yang masih berlaku minimal beberapa tahun ke depan. Pengurusan visa umumnya dibantu oleh Manning Agency yang menaungi proses penempatan.
Surat Kesehatan Pelaut (Medical Certificate)
Sebelum berangkat, setiap calon kru wajib menjalani Medical Check Up (MCU) khusus pelaut untuk memastikan kondisi fisik memenuhi standar kerja di laut. Hasil MCU ini kemudian diterbitkan dalam bentuk surat kesehatan pelaut yang menjadi syarat wajib naik kapal.
Kenapa Pendampingan Dokumen Itu Penting?
Mengurus semua dokumen ini sendirian bisa membingungkan, apalagi bagi yang baru pertama kali mendaftar. Karena itu, pendampingan penuh pengurusan BST, Seaman Book, visa, hingga surat kesehatan pelaut menjadi bagian penting dari layanan lembaga pelatihan yang bertanggung jawab — memastikan tidak ada dokumen yang tertinggal saat hari keberangkatan tiba.

